Motor DJI Mavic Air 2 tidak dilengkapi dengan fitur keselamatan yang dimiliki oleh drone DJI sebelumnya yang berarti masing-masing baling-baling dapat dipasang pada semua motor. Hal itu meskipun tidak dapat merusak drone anda, akan tetapi dapat membuat anda panik ketika situasi darurat / mengejar moment penting, karena drone anda tidak akan bisa lepas landas.

Apa masalahnya ?

Mavic Air 2 adalah drone pertama dari DJI yang menghilangkan fitur keselamatan karena kita dapat memasang propeller / baling-baling yang salah di motor yang salah. Itu berarti Anda berpotensi menggunakan baling-baling searah jarum jam pada motor searah jarum jam dan sebaliknya. Bahkan ada kemungkinan Anda bisa menggunakan semua baling-baling berlawanan arah jarum jam atau searah jarum jam.

Tetapi anda tidak perlu kawatir, pemasangan baling-baling yang salah akan ada peringatan di layar monitor / prompt di aplikasi DJI Fly ketika drone di start. Meskipun peluang menempatkan baling-baling yang salah sedikit lebih tinggi, dalam jangka panjang, ini bukan masalah besar. Secara umum, Drone DJI Mavic Air 2 dapat dilipaat sehingga tanpa melepas baling-balingnya, tetapi yang dikawatirkan ketika anda mengganti baling-baling pengganti dan memasangnya tanpa memperhatikan tanda garis warna abu-abu pada propeller dan motor.

Apa yang bisa anda lakukan ?

DJI telah mencoba untuk memperbaiki masalah ini dengan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan keamanan sebelum setiap penerbangan di aplikasi DJI Fly. Notifikasi memberi tahu Anda untuk memeriksa baling-baling dan mencocokkannya menggunakan cincin berwarna pada baling-baling dan motor. Anda juga dapat menghentikan pesan / notifikasi agar tidak ditampilkan.

Cara mudah untuk memastikan baling-baling terpasang dengan benar pada motor adalah dengan mencocokkan cincin abu-abu pada motor dengan cincin abu-abu pada baling-baling. Hanya dua motor yang memiliki tanda abu-abu pada mereka yang berarti baling-baling abu-abu harus pergi ke motor itu. Dua motor lainnya tidak memiliki tanda apa pun pada mereka dan cocok dengan baling-baling tidak bertanda.

Baling-baling juga memiliki simbol kunci kecil dengan panah yang menunjuk ke arah baling-baling harus diputar untuk membuatnya terkunci pada motor yang benar.

Mengapa DJI melakukannya?

Sementara alasan pasti di balik perubahan itu belum dapat diketahui secara pasti, namun ada kemungkinan itu ada hubungannya dengan gugatan yang dihadapi DJI awal tahun ini dengan Autel Robotics. DJI dilaporkan telah melanggar paten Autel karena mekanisme keselamatan baling-baling yang ditemukan di drone DJI sebelumnya bersama dengan landing gear lipat. Baca Beritanya disini

DJI kemungkinan menghapus mekanisme dari drone sebagai tindakan pencegahan jika Autel memenangkan gugatan dan memaksa DJI untuk mengeluarkan produk terbarunya di AS, Mavic Air 2, tempat mayoritas basis pengguna DJI berada. Kami berharap DJI Mavic 3 mendatang memiliki situasi yang sama.